Showing posts with label Sketch. Show all posts
Showing posts with label Sketch. Show all posts

Friday, March 21, 2014

Pulang Yang Tak Sama



Media preview
sketch: koleksi pribadi

Mengenai kamu,
Ada banyak perkara yang luput dari pemahamanku
Mengenai sorot mata nir cahayamu
Mengenai senyum yang kini enggan berdiam di lengkung garis bibirmu
Mengenai tunduk kepalamu dan ibu bumi yang begitu intim bercumbu.

Entah... apakah ini mengenai otakku
Yang terlalu banal untuk mampu memahami suratan takdirku
Ataukah sel abu-abu kepalaku
Tak daya mengurai seutuhnya benang-benang resahmu
Bahagiamu, Sayang, tak lagi memadati sumsum tulang belakangku.

Mengenai kita,
Kini ada pulang yang tak lagi sama
Kini ada rumah yang nyata berbeda.

Mengenai aku,
Adalah senyata-nyatanya pilu
Saat pijakan kita, tak lagi satu.

Maka kupinta,
Saat jemari tak lagi menemui muaranya
Lipatlah jarakd antara kita alam sebaik-baiknya doa
Dan percayalah
Pilu ini bukan nestapa yang baka.
***
(Bandung, 21 Maret 2014)

Wednesday, January 29, 2014

LOVESTRUCK



Sketch by Bety Sanjaya

Boy, i love being scrutinized
By the demanding look in your eyes
Undressing me from head to toe
I'm shaking, nothing i can think or do 


You keep staring at me without even blinking
I'm standing still without even breathing
You're shooting me straight into seventh heaven
You're unlocking my heart, slowly it's being opened


Boy, what do you want from me?
A lover, are you and me going to be?
Now I'm diving in a deep sea of love
Please don't stop on giving me the hope

---
January, 2014

Saturday, September 7, 2013

Sketch, (Again) My Mood Booster


Lately, i often draw celebrities or the famouses. The result? Well, far, very far from good. But at least I've tried and yes, quite happy. Now the idea of having an account on devianart crosses my mind. Maybe i'll sign up for free and submit my art there. But if you don't even want to see my drawings then fine. 

Meanwhile, here are some of them. Enjoy. 

Robert Downey Jr as Sherlock Holmes


Robert Downey Jr

Alicia Keys


Johnny Depp

Chris Martin

***
Bety

Friday, July 19, 2013

Sketch, (One of) My Best Mood Booster


Bosan? Lelah? Pikiran buntu? Lagi nggak semangat? Lagi bete? PMS jadi pengen marah-marah melulu? Kalau berlarut bagaimana? Padahal lagi dikejar deadline, ada tugas yang harus diselesaikan, atau ada permasalahaan yang harus dicari solusinya.
Jika kondisi tersebut di atas menghampiri kamu, biasanya kamu ngapain?
Istirahat (sejenak)?
Yup, biasanya biar kondisi tersebut tidak berlarut dan jadi semangat lagi, kita melakukan sesuatu yang sifatnya relaxing. Dan strategi relaksasi masing-masing orang berbeda-beda.

Kalau saya sih biasanya akan melakukan hobi agar kembali semangat. Sebagian dari hobiku yang banyak itu cukup erat berkaitan dengan keterampilan motorik halus. Salah satunya menggambar. Seperti yang pernah saya posting sebelumnya di sketch-my-best-medicine  sketch-my-best-medicine-pt2 Meskipun gambarnya sederhana banget, tapi kalau sudah gambar tuh rasanya enjoy sekali. Dan biasanya (biasanya yah) saya jadi semangat lagi, deh.

Nah, beberapa waktu ini saya cukup disibukkan oleh banyak hal, tugas-tugas yang harus dituntaskan, pekerjaan yang harus diselesaikan, bla bla bla. Sempat tergoda menuntaskan membaca novel yang belum sempat terbaca (dan jumlahnya banyak), tapi mata saya yang sudah berkaca tampak memberontak bila dituntut harus kembali menekuni kata per kata. Mungkin kalau mata saya bisa bicara, dia akan ngomong, "TERUS APA BEDANYA SAMA KERJAAN KAMU SEHARI-HARI, BETH?!?!" (okay, ini lebay). Untungnya, saya sempat membaca lini masa teman saya yang sedang mengikuti permainan menggambar bersama teman-temannya dengan tagar terus lanjut dengan
Demi mengembalikan semangat yang hampir menghilang tenggelam dalam lautan luka dalam (apaan sih!), saya memberanikan diri untuk ikut. Walaupun gambar saya nggak ada apa-apanya dibanding peserta yang lain.

So now, i present you some of my doodles and sketches. Hope you enjoy them. :)))



Hujan Patah Hati.

SOON!
( inspired by pinterest) Flower Lady
“Gelar Terakhir”
***


Portrait Of A Lady
"Sketch of Alana" tema: gratitute
A Girl In Holy Hijab
"It's Supposed To Be Chris Martin" tema: Mantan
"Srikandi" tema: Knight/Pricess

Karena kedua proyek di atas sudah selesai (dan saya merasa tidak terampil dalam menggambar jika dibandingkan penggiat yang lain), maka saya memutuskan untuk tetap meneruskan menggambar. Selain untuk belajar, juga sebagai penyemangat di tengah tuntutan tugas yang semakin menghimpit. Alhamdulillah, beberapa teman mendukung usaha saya dan berbaik hati mau menjadi subyek belajar saya. Dan inilah beberapa dari mereka (yang sudah ada di list menyusul ya...). Btw makasih ya temans, kalian sudah rela wajah rupawan kalian dirusak oleh tangan saya. semoga tidak kapok. *smile*

#OpenRequest

@bellazoditama
@acturindra
@naztaaa
@vandakemala
@sabtupahing


Oiya... ngomong-ngomong kamu sendiri melakukan apa biar semangat lagi?

***
love, bety


Ket:
1. doodle : an unfocused or unconscious drawing made while a person's attention is otherwise occupied.
2. sketch : rapidly executed freehand drawing that is not usually intended as a finished work


Sunday, April 15, 2012

SKETCH : MY BEST MEDICINE pt.2


Hi, there.
These are my latest sketches. Quite a busy week I had last week. College things, works, assessments, personality reports, writing projects, and blah blah blah. But still, I enjoyed it. Thank to my sketch book. Again. I am blessed. 



memyself
This is where these all happened


So, thank you.
Hope you enjoy these sketches as I did.

Monday, April 9, 2012

SKETCH, MY BEST MEDICINE


Sketch adalah obat yang cukup ampuh bagi diriku akhir-akhir ini. Ya, hal-hal rutin yang mulai monoton tentunya harus aku siasati dengan melakukan hal-hal yang membangkitkan semangat lagi. Bisa dibilang sesuatu yang benar-benar kita nikmati, semacam mood booster.

Pada dasarnya aku memang menyukai hal yang berhubungan dengan seni, terutama yang melibatkan motorik halus. Dulu, perfect runaway yang biasa aku lakukan adalah membuat kerajinan tangan atau menjahit. Namun kedua hobi itu sekarang agak sulit untuk dilakukan karena butuh waktu yang agak senggang. Jadilah SKETCH sebagai satu bentuk pelarian.

Beberapa sketch di bawah ini adalah sedikit dari karya yang aku buat. Karena pemula, yah begitulah tampilannya. Selamat menikmati.

Myself


My niece Ara

My niece Alana

Myself

Whoops, who's this? :))


supposed to be

1
Shy girl

2



Oke, itu beberapa Sketch yang belum sempat di post di blog manapun. Beberapa sketch lainnya bisa dilihat di blogspot ini di bawah label Sketch. Dan beberapa lagi on progress. Terima kasih sudah berkunjung. :)

Sunday, April 8, 2012

FREAKING STORM



Sketch by Bety Oktarina


You're home alone. 
With freaking storm. 
And heart that torned. 
What a perfect gloom.

Life's cruel you say.
Throws you a hard ball.
Be happy and play.
Get up and ask, "Is that all?" 

Just swing your mood.
Then treat your wound.
So you will be good.
Enter the next round
.

Sunday, April 1, 2012

WHY ON EARTH I LOVE SCHUMI?!?!

Sketch made by Bety Oktarina. Based on F1Racing magazine 2002 cover.


Selain almarhum Ayrton Senna, dialah yang membuat saya jatuh cinta pada Formula 1 semenjak awal 1990-an. Ya, Michael Schumacher, akrab disapa "Schumi", "Schuey", atau "Schu" (meski saya lebih suka menyebutnya Schumi).

Bagi saya pribadi, Schumi cukup mampu “menggantikan” kesedihan karena kematian Senna. Asalnya yang dari Jerman bisa menjadi nilai tambah bagi saya yang memang cukup mengagumi banyak hal yang berbau Jerman. Namun yang utamanya adalah determinasi yang ia miliki. Selain itu ia sangat jenius karena keahliannya, kemampuan balapnya, taktik dan strateginya, dan mungkin di atas segalanya, kemampuan ia "mengendalikan" seluruh tim untuk mendukungnya. Dengan pendekatannya, ia bisa membuat tim Ferrari menjadi kompak dan berhasil meraih gelar juara dunia setelah puasa selama 21 tahun. 

Dari bertahun keterlibatannya di Ferrari, menurut saya tahun 2002 adalah tahun yang paling berkesan. Di tahun ini, dominasi Schumi dan Ferrari sangat-sangat kental. Bahkan terkesan orang sudah muak karena merasa balapan Formula1 mulai membosankan. Well, menurutku saya tidak juga. Meski tidak semua orang menyukainya, tapi tidak ada orang yang mampu berargumen saat Michael Schumacher mampu menyamai prestasi Juan Manuel Fangio meraih 5 gelar juara dunia (WDC) di tahun 2002. Mungkin orang beranggapan karena ia adalah pembalap nomor 1 di tim nomor 1, makanya ia berhasil meraih banyak rekor. In my opinion, ya memang mobil 2002 sangat sangat bagus dan cantik, secantik malaikat, namun Schumi memenangkan balapan karena keahliannya, bukan semata karena mobilnya.

Namun dibalik kariernya yang luar biasa, Schumi juga memiliki beberapa kontroversi. Diantaranya adalah pada saat perebutan gelar juara dunia melawan Damon Hill di GP Australia 1994 dan melawan Jacques Villenueve di GP Eropa 1997 yang menyebabkan Schumi terkena diskualifikasi dari kejuaraan dunia. Sampai saat ini Schumi memegang rekor sebagai satu-satunya pembalap yang terkena diskualifikasi dari klasemen kejuaraan dunia. Nggak kebayang kan, kalau kontroversi itu tidak ada, bisa jadi Schumi tidak hanya mengantongi 7 gelar WDC. Bisa jadi lebih. Bisa jadi, lho.

Saat Michael Schumacher memutuskan untuk pensiun tahun 2006, dunia menganggap akan sulit bagi calon penggantinya untuk merebut tahta rekor yang ia miliki. Banyak yang mempertanyakan, apakah Schumi akan meninggalkan warisan yang sama hebatnya sepanjang masa seperti  halnya Fangio, Senna atau Prost. Tapi dengan 90 kemenangan, 68 pole positions, 75 fastest laps, 1354 poin, dan 7 gelar WDC, banyak orang sepakat bahwa Michael Schumacher tidak akan pernah terlupakan - atau bahkan terkalahkan!

Kecintaannya terhadap dunia balap membuat ia tidak jauh-jauh dari hingar bingar sirkuit bahkan setelah pensiun. Ferrari terlalu mencintainya, atau setidaknya berutang budi, sehingga ia diminta untuk menjadi konsultan di tim tersebut. Pada pertengahan 2009, bahkan Schumi nyaris saja kembali ke ajang F1 setelah Felipe Massa mengalami kecelakaan hebat di GP Hungaria. Namun dikarenakan menderita cedera leher akibat kecelakaan saat balapan motor, Schumi akhirnya mengurungkan niatnya untuk turun kembali di F1. 

Akhir 2009 Schumi kemudian santer diberitakan akan kembali membalap di ajang F1 untuk musim 2010 bersama tim Mercedes. Rumor tersebut akhirnya menjadi kenyataan di akhir Desember 2009 ketika Schumi mengumumkan bahwa ia akan bergabung bersama Mercedes GP selama tiga musim (2010-2012). Saat ia akhirnya memutuskan kembali lagi dan memilih Mercedes GP, saya tidak heran. He's born to break the limit. Dan mengapa Mercy? Simple, Arya. über alles! :)

SELAMAT ULANG TAHUN, KAMU


sketch by Bety Oktarina


1 April 2012. 

3 tahun. Sore ini.
Seharusnya ia sudah masuk Playgroup. Belajar bersosialisasi dan berbagi bersama anak sebayanya. Mendengarkan guru-gurunya bercerita sambil tertawa terkekeh. 

Sekarang.   
Seharusnya ia sedang bermain di istana pasir bersama teman-temannya. Berebut menaiki jungkat jangkit dan ayunan di taman sekitar kompleks di sore hari. Atau mungkin sedang tidur setelah merengek dibuatkan susu olehku.

Seharusnya.
Dia sedang aku peluk dengan damai. Saling berbagi wangi di tengah gelungan tubuh di atas ranjang. Memaksa aku untuk menyanyikan lagu pengantar tidur siang. Dan sebuah atau beberapa boneka untuk menemani sampai ia terlelap.

Damai.
3 tahun. Anak itu. Seharusnya sedang apa ia sekarang?

*

Pagi. Nopember 2008. 

Akhirnya tonjolan dalam perutku tak lagi malu-malu menunjukkan keberadaannya.

“Sudah 4. Ini sudah 4 bulan lebih! Oh Tuhan…..” jerit Mama tak tertahankan.

Aku menangis. Tanpa suara. Aku sudah tidak sanggup. Aku hanya terpekur menatap lantai. Papa bahkan tidak sudi lagi melihatku. 

Petra memandang nanar ke arahku. Satu tangannya masih memeluk Mama. Aku tahu apa yang ada di pikirannya. Aku tak lebih dari sampah yang sama sekali tak pantas menjadi contoh bagi adiknya.

Papa mengepalkan tangannya. Aku tahu apa yang ia harap mampu untuk lakukan. Memukulku sekeras-kerasnya. Tapi sekali lagi, Papa hanya diam. Diam yang mampu membunuhku.

“Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan, Padma. Tinggalkan lelaki itu. Dan enyahkan dia,” telunjuk papa tajam menusuk perutku.

“Semoga Tuhan memaafkanmu. Semoga Tuhan memaafkanku.” Dengan langkah tak lagi tenang, Papa yang berbalut seragam meninggalkan kami.

Petra membopong tubuh Mama masuk ke dalam kamar.

Dan Mbok Sur dan Pak Kijan tergopoh memapah tubuhku memasuki mobil. Aku tahu aku akan dibawa kemana.
             

*

Siang hari. Nopember 2008.

Aku menahan sakit. Sumpah, ini sakit. Bukan memikirkan aku. Tapi dia. Dia yang dipaksa untuk keluar dari tubuhku. Dia yang selama ini aku jaga. Dia yang selama ini aku sembunyikan di tempat yang ternyaman. Dia yang menjadi penguat aku bertahan. Sekarang ia menjerit. Aku bisa mendengar raungannya.

“Bunda!!! Tolong aku. Apa yang mereka lakukan dengan rumahku, Bunda? Mereka mengusir aku. Mereka berusaha menggusur aku. Aku akan dibawa kemana, Bunda? Bunda, hentikan ini. Sakit, Bunda. Sakit!”

Aku hanya menjerit. Seiring tangan kasar mengurut perutku. 
Maafkan Bunda, Nak. Maafkan.

*

Malam. Oktober 2008.

“Kamu harus bertanggung jawab, Krisna! Kita harus bertanggung jawab!” erangku memegang tangannya.

“Tanggung jawab apa, Heh???” matanya melotot ke arahku. Tidak ada lagi panggilan sayang. Tidak ada lagi tatapan mesra dari matanya.

“Ya. Kita akan sama-sama menghadap Papa. Kita akan bicara baik-baik,” bujukku meyakinkannya.

“Sialan! Harusnya kamu minum pil yang aku berikan bulan lalu. Nggak akan begini jadinya. Kamu pikir aku bodoh? Mengakui kepada Papamu sama aja bunuh diri!”

“Krisna! Itu sama saja dosa,” isakku.

“Dosa? Lalu yang kita lakukan waktu itu apa? Perbuatan suci? Heh, dengar ya. Aku nggak mau jadi orang tolol. Lagian nggak ada bukti kan kalau itu anakku?” tertawa Krisna meninggalkanku. 

"Aku masih punya mimpi yang lebih bagus daripada memiliki anak si usia muda, Padma. Ingat itu!" teriaknya.

Dan Krisna tak pernah kembali lagi.

*

April 2012.

“Selamat ulang tahun kamu.” 

Pedih aku membayangkan dirinya. Seperti apa rupanya? Apakah dia lelaki atau perempuan. Apakah wajahnya seelok Krisna? 

Rasa sesak tetiba menyergap. Aku bahkan tidak tahu dimana kuburnya.

Aku mengelus perutku.
Samar terdengar suara mendesis.

“Bunda, aku senang tinggal di sini, ini rumah yang nyaman sekali. Terima kasih atas kado ulang tahunnya. Terima kasih, Bunda.”

*

Thursday, February 9, 2012

DAY #27 "MAMA, DIA MALAIKAT (YANG) SETIA?"



 
Mama,
Aku sudah tidak takut malam lagi.
Gelapnya sudah tergantikan oleh terang.
Ada malaikat yang akan (setia) menjagaku sekarang.

Mama,
Aku sudah tidak benci Minggu lagi.
Pilunya sudah tergantikan riang.
Ada malaikat yang akan (setia) menghiburku sekarang.

Mama,
Aku sudah tidak sendiri lagi.
Ternyata selama ini ada dia disini.
Ada malaikat yang akan (setia) menemaniku sekarang.

Mama,
Aku tidak perlu kau cemaskan lagi.
Aku akan  baik-baik saja.
Ada malaikat yang akan (setia) mendengarkan kisahku sekarang.

Mama,
Apakah dia malaikat yang kau utus untuk menjagaku?
Apakah dia malaikat yang kau pinta untuk menghiburku?
Apakah dia malaikat yang kau mohon untuk menemaniku?
Apakah dia malaikat yang kau kirim untuk mendengarkan kisahku?

Mama,
Terima kasih untuk percaya padaku.
Tapi Mama,
Apakah kau janji, bahwa kali ini kau kirimkan malaikat yang tepat untukku?
Mama,
Bersediakah kau berdoa, semoga malaikat ini akan tetap setia selamanya padaku?

Mama,
Tolong aku.
Mengapa tiba-tiba aku merasa takut lagi?
 Tapi Mama,
Aku janji tidak akan lari kali ini.